JAKARTA-Pada perdagangan hari ini, kami perkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak mixed me¬-nguat pada kisaran 4.620–4.668. Kami perkirakan data manufaktur Cina akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks. Perhatikan BDMN, BJTM, AKRA, ICBP. (Sinarmas Sekuritas)
Secara teknikal kenaikan IHSG Jumat lalu (22/2) merupakan testing resistance level all time high IHSG di 4.656. Pada perdagangan hari ini (25/2), kami perkirakan IHSG bergerak mix cenderung menguat. Hal ini terlihat dari indikator MACD yang masih menghasilkan sinyal bullish. Support 4.580, resistance 4.750. Per¬hatikan MEDC, PGAS, dan RALS.
Adapun, saham-saham yang menempati top gainers Jumat lalu a.l. BBCA (+1,93%), BMRI (+2,14%), CPIN (+4,07%), ASII (+0,65%), dan BDMN (+2,50%). Sementara top losers di antaranya UNVR (-0,86%), GGRM (-1,46%), INDF (-2,16%), TLKM (-0,51%), dan AALI (-2,65%). (e-Trading Securities).
Source : Bisnis Indonesia
Editor : Yusran Yunus

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.